Pilih beberapa kata dari permainan, simpan makna dan contoh kalimatnya, tambahkan kalimat buatan sendiri, lalu tutup catatan saat melakukan pemeriksaan ulang
Catatan kecil, bukan daftar panjang
Setelah bermain, pilih satu atau beberapa kata yang ingin Anda ingat. Catat katanya, maknanya, satu kalimat contoh, lalu buat satu kalimat sendiri. Saat membuka catatan lagi nanti, tutupi makna dan contoh awal, kemudian coba ingat tanpa melihat. Cara ini membuat catatan menjadi bahan untuk menguji diri, bukan sekadar kumpulan kata yang dibaca sekilas
Pilih kata yang layak disimpan
Dari hasil permainan ke catatan
Tentukan pilihan
Ambil kata yang maknanya belum Anda pahami, yang sempat membuat Anda ragu, atau yang ingin Anda gunakan dalam percakapan. Tidak perlu menyalin semua kata yang muncul. Catatan pendek lebih mudah dibuka kembali
Tulis maknanya dengan kata sendiri
Gunakan penjelasan yang ringkas dan mudah dipahami. Bila maknanya masih terasa kabur, lihat kembali keterangan kata setelah permainan, lalu ringkas tanpa mengubah maksudnya
Simpan kalimat contoh
Pilih kalimat yang menunjukkan cara kata itu dipakai. Kalimat contoh membantu Anda melihat konteks, bukan hanya menghafal arti yang terpisah
Buat contoh baru
Susun kalimat sendiri dengan kata yang sama. Pilih situasi yang akrab agar kalimatnya terasa masuk akal, lalu beri tanda bahwa kalimat itu buatan Anda, bukan contoh dari permainan
Contoh isi satu halaman
Kata untuk latihan catatan
- dekat
- Tidak jauh jaraknya atau waktunya
- Sekolah saya dekat dengan rumah
- sehat
- Dalam keadaan baik badannya, tidak sakit
- Sayur dan buah membuat tubuh sehat
- piket
- Tugas jaga atau membersihkan secara bergiliran
- Hari ini saya piket membersihkan kelas
Misalnya, Anda memilih kata dekat. Entri awalnya bisa berbunyi: “dekat; tidak jauh jaraknya; Sekolah saya dekat dengan rumah.” Setelah itu, tambahkan contoh buatan sendiri, seperti “Warung dekat halte itu buka pagi.” Kalimat pertama menunjukkan contoh yang sudah tersedia, sedangkan kalimat kedua membantu Anda mencoba memakai kata tersebut dalam konteks baru. Kalau kedua kalimat terasa sama, ubah contoh sendiri sampai konteksnya berbeda dan jelas
| Waktu membuka catatan | Yang dilakukan |
|---|---|
| Saat membuat catatan | Baca kata, makna, dan dua kalimatnya sekali |
| Besok atau beberapa hari kemudian | Tutup makna dan kalimat contoh, lalu jelaskan arti kata dengan ingatan sendiri |
| Setelah mencoba mengingat | Buka catatan dan periksa apakah makna serta penggunaan katanya sesuai |
Jadikan pengecekan singkat dan teratur
Urutan self-check yang sederhana
- Lihat kata saja, lalu coba sebutkan maknanya tanpa membuka kolom lain
- Cocokkan jawaban dengan catatan; jika belum tepat, baca kembali makna dan contoh
- Tutup kalimat contoh, lalu buat kalimat baru secara lisan atau tertulis
- Tandai kata yang masih sulit agar menjadi pilihan saat pemeriksaan berikutnya
Apa yang sebaiknya dilakukan setelah menulis kata, makna, dan kalimat contoh?
Lihat jawaban
Pilihan 2 tepat karena contoh buatan sendiri memberi kesempatan memakai kata dalam konteks baru, sementara pemeriksaan ulang tanpa melihat catatan membantu Anda mengecek apa yang masih diingat
Gunakan informasi setelah permainan sebagai bahan
Worduel menampilkan kelas kata, makna, dan dua kalimat contoh setelah sebuah permainan. Anda dapat memilih satu contoh yang paling membantu, lalu mengolahnya menjadi catatan pribadi dengan empat bagian tadi. Permainan ini memberi bahan untuk latihan kosakata dan ejaan, tetapi catatan serta pemeriksaan ulang tetap Anda lakukan sendiri. Jika satu kata sudah mudah dijelaskan dan digunakan dalam kalimat baru, Anda bisa menggantinya dengan kata lain yang masih membingungkan
Pertanyaan umum
Haruskah saya mencatat setiap kata?
Tidak. Pilih kata yang ingin dipahami atau digunakan lagi. Catatan mini sebaiknya tetap ringkas agar mudah diperiksa
Apa bedanya kalimat contoh dengan contoh sendiri?
Kalimat contoh menunjukkan pemakaian yang sudah diberikan, sedangkan contoh sendiri adalah kalimat baru yang Anda susun untuk mencoba menggunakan kata dalam konteks lain